Tech

Keyword ini dapat membantu bisnis Anda Agar muncul di Page One Google atau Yahoo

Di jaman digital seperti sekarang ini, keyword atau kata kunci merupakan salah satu pondasi yang dapat menentukan berkembang atau tidaknya bisnis Anda. Jenis keyword yang tepat akan dapat membantu perkembangan bisnis Anda. Brand Bisnis Anda semakin dikenal orang melalui mesin pencari dan meningkatkan konversi penjualan Anda.

Sebagai catatan, kata kunci yang banyak dicari di Google ataupun Bing Yahoo bukan berarti dapat berpengaruh pada penjualan Anda. Oleh karena itu, Anda cukup fokus pada kata kunci yang punya nilai konversi bagus, sehingga website Anda dapat muncul di halaman pertama Google. Misalnya dengan menggunakan kata kunci yang spesifik dan umumnya panjang (long tail).

Supaya Anda memahami lebih lanjut, berikut adalah jenis keyword yang dapat meningkatkan konversi penjualan Bisnis Anda.

1. Long-tail keywords

Umumnya, long-tail keywords ditujukan untuk menyasar audiens atau topik tertentu. Kata-kata kunci ini memiliki persaingan rendah di dalamnya. Oleh karena itu, kemungkinan tingkat konversinya lebih tinggi dibandingkan kebanyakan kata kunci lain. Contoh long-tail keywords adalah “rekomendasi aplikasi crm terbaik untuk bisnis”.

2. Short-tail keywords

Kata kunci ini juga dikenal sebagai kata kunci generik yang menghasilkan banyak lalu lintas pencarian. Kata kunci jenis ini terdiri dari satu atau dua kata dengan tingkat kompetitif tinggi. Contoh short-tail keywords adalah “bisnis online”.

3. Mid-tail keywords

Sesuai namanya, mid-tail keyword ini terletak di tengah-tengah antara dua jenis keyword sebelumnya. Walaupun mid-tail keyword memiliki jumlah lalu lintas yang relatif lebih rendah, tapi mereka memiliki tingkat konversi yang lebih tinggi dan persaingan yang lebih sedikit dibandingkan dengan jenis keyword lainnya. Contoh mid-tail keywords “tips memulai bisnis online”

4. LSI keywords

Latent Semantic Indexing (LSI) keywords adalah istilah konseptual yang digunakan oleh mesin pencari untuk mengartikan isi dari situs web. Misalnya, Anda menulis sebuah artikel tentang “Keuntungan Konsumsi Telur”. Dari topik tersebut, tulisan Anda ditujukan kepada pembaca yang ingin memahami manfaat khusus dari mengonsumsi telur.

Namun, mungkin saja Anda tidak menyertakan kata “makanan” dalam artikel tersebut. Walaupun begitu, banyak mesin pencari masih mampu mengenali dan menilai artikel Anda sebagai konten yang relevan dengan makanan.

5. Keyword Produk

Jenis kata kunci ini umumnya disebut product keywords. Sebagaimana namanya, di dalam kata kunci ini terdapat nama produk. Nah, biasanya penggunaan kata kunci semacam ini turut disertai dengan nama merek tertentu.

Contoh: Hape Samsung Galaxy Note

Dalam hal ini kata “Hape” biasa digunakan oleh pengguna internet yang mau membeli ponsel.

6. Keyword Merek/Brand

Jenis kata kunci merek atau branded keyword adalah kata kunci yang menyebutkan merek tertentu. Misalnya saja ‘Nikon’, merek ini dapat disisipkan dalam kata kunci. Jenis kata kunci ini konversinya sangat tinggi lantaran banyak dicari oleh para penggemar merek tertentu.

7. Kata Kunci Kompetitor

Kata kunci jenis ini biasa digunakan oleh pengguna internet untuk membandingkan antara satu merek dengan merek lain. Misal, ‘Samsung J5’ dan ‘Xiaomi Mi4’. Biasanya pengguna yang menggunakan kata kunci ini memang ingin membandingkan kelebihan dan kekurangan dari beberapa pilihan produk yang ingin dibelinya.

8. Kata Kunci Alternatif

Untuk dapat mengonversi penjualan, Anda perlu menyisipkan keyword alternatif untuk bisnis Anda. Kata kunci alternatif ini diperlukan, lantaran pengguna internet biasanya juga akan mencari produk sejenis dari apa yang ingin dicarinya.

Misalnya, merek Anda menjual ‘sepatu training’, maka tidak ada salahnya jika Anda turut mengoptimasi kata kunci yang berhubungan dengan ‘sepatu lari’ atau ‘sepatu sneaker’.

9. Kata Kunci Pertanyaan

Pernahkah Anda merasa bingung mencari sesuatu di Google sampai akhirnya memilih menuliskan sebuah pertanyaan? Hal inilah yang perlu Anda tanamkan juga pada keyword bisnis Anda.

Inilah fungsinya konten website, karena kata kunci ini akan mengarahkan pengguna internet ke sana. Dan setelah membaca konten yang dirasa dapat menyelesaikan masalah, maka kemungkinan besar pengguna tersebut dapat membeli produk yang Anda tawarkan.

10. Kata Kunci Komplementer

Kata kunci ini merupakan bentuk penyebutan produk Anda tapi secara tidak langsung. Misalnya Anda menjual produk fashion dan perabot rumah, salah satunya adalah lemari. Dan ketika ada yang mencari informasi mengenai celana atau baju, maka kemungkinan untuk dikonversi menjadi penjualan akan sangat tinggi.

11. Kata Kunci Spesifik

Sebagaimana namanya, keyword ini langsung terspesifik pada apa yang biasa dicari di Google. Mulai dari model, ukuran, kode, hingga harga, kata kunci jenis ini akan mengarah pada hal spesifik dari produk Anda.

Peluang untuk jenis keyword ini sangat tinggi karena persaingannya relatif lebih rendah dibanding jenis keyword lainnya.

12. Kata Kunci Musiman

Karena namanya musiman, itu berarti keyword ini pun mengikuti momen atau event tertentu untuk dicari orang. Misal, baju lebaran untuk Hari Raya Idul Fitri, kado natal untuk Hari Natal, dan sebagainya.

Tapi jangan berharap kata kunci ini dapat tembus dengan baik bila bukan momen atau event-nya. Tapi bila sudah momennya, maka penggunanya akan sangat besar dan kemungkinan untuk dikonversi ke penjualan akan sangat tinggi.

13. Kata Kunci Update

Bila sudah merambah dunia bisnis internet, maka Anda sudah harus siap pada segala perubahan yang cepat terjadi. Termasuk pada jenis keyword. Kata kunci update biasanya akan muncul seiring adanya tren baru.

14. Kata Kunci Symptoms

Kata kunci ini adalah kata kunci yang berisikan keresahan. Biasanya pengguna yang menggunakan kata kunci ini ingin segera mendapatkan jawaban pasti dari Google.

Misalnya saja ada yang bermasalah dengan berat badan, maka biasanya akan mengetik “cara menurunkan berat badan yang mudah’. Setelah itu Google pun akan menampilkan segala bentuk konten yang dinilai dapat menjawab persoalan tersebut.

15. Informational keywords

Informational keywords adalah frasa pencarian yang digunakan oleh pengguna ketika mereka mencari informasi umum mengenai suatu topik, produk, atau layanan tertentu. Calon pembeli biasanya memanfaatkan kata kunci ini dalam tahap kesadaran dalam proses pembelian.

Pada saat itu, pembeli telah menyadari kebutuhan akan produk khusus atau solusi untuk masalah tertentu. Karenanya, mereka mencari informasi yang relevan untuk mendukung keputusan pembelian mereka. Contoh informational keywords adalah “rekomendasi HP terbaik”.

16. Navigational keywords

Jenis keywords ini juga dikenal sebagai kata kunci ‘navigasi’. Orang menggunakan kata kunci ini ketika mereka bermaksud untuk menuju ke situs web dari merek tertentu.

Pengguna yang memanfaatkan kata kunci ini sudah memiliki pemahaman mengenai tujuan pembelian mereka. Dengan demikian, mereka menggunakan kata kunci yang spesifik untuk menemukan lokasi tepat untuk melakukan pembelian. Contoh navigational keyword “[merek] sepatu lari,” dengan menggunakan nama merek sepatu yang ingin mereka beli.

17. Transactional keywords

Transactional keywords juga dikenal sebagai kata kunci ‘aksi’. Jenis keywords ini digunakan oleh pembeli ketika mereka sudah memutuskan untuk membeli produk atau layanan khusus. Contoh, seorang pengguna mungkin mencari “jual laptop online” ketika mereka sudah siap untuk melakukan pembelian laptop baru.

Demikian jenis keywords yang banyak dicari lewat mesin pencarian seperti Google, Yahoo atau Bing. Setiap jenis memiliki karakteristik yang berbeda.

Sebagai pelaku Bisnis, Anda dapat menyesuaikan jenis keyword yang akan digunakan di konten marketing Anda sesuai kebutuhan. Kemudian membagikannya melalui platform marketing yang Anda gunakan.

Related Posts