HUT Kota Yogyakarta
Read, Travel

HUT Kota Yogyakarta yang ke-267, Tanggal 7 Oktober 2023

HUT Kota Yogyakarta yang ke-267, Tanggal 7 Oktober 2023. Tema HUT kali ini adalah “Tatag – Teteg – Tutug“. Tema Tatag, Teteg, Tutug itu menjadi semangat dan harapan dalam melayani masyarakat. Materi desain grafis HUT ke-267 Kota Yogyakarta “Tatag – Teteg – Tutug” dapat diunduh di tautan berikut:

>>>https://s.id/DesainHUT267KotaJogja<<<

Makna Tema HUT Kota Jogja Tatag – Teteg – Tutug

Setiap tanggal 7 Oktober menjadi momentum bersejarah bagi Kota Yogyakarta. Ibu Kota Provisi Daerah Istimewa Yogyakarta ini tahun ini merayakan ulang tahun yang ke-267. Logo HUT 267 Kota Yogyakarta tahun ini berupa gunungan yang terdiri dari beberapa elemen, yakni motif flora hijau, motif lengkung emas, ornamen umplak joglo, lengkung emas, ulir tugu, dan ekor garuda. Elemen-elemen tersebut mewakili berbagai unsur yang menjadi pondasi dalam pembangunan di Kota Yogyakarta. Tema kali ini adalah “Tatag – Teteg – Tutug” yang mengandung makna: 

  • Tatag diartikan membangun mentalitas seseorang yang bagus dan menajdi bekal untuk menjalani tantangan. 
  • Teteg berarti membentuk ketahanan dan konsisten , ketika mendapatkan respon, kritik maupun halangan dari luar, bagaimana meresponnya agar tetap teguh.
  • Tutug berarti tuntas dalam menjalankan tanggung jawab.

Secara filosofis, hal tersebut menunjukkan bahwa cita-cita pembangunan Kota Yogyakarta hanya dapat diwujudkan dengan kemanunggalan antara pemimpin dan masyarakat.

Puncak peringatan HUT Kota Yogyakarta

Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-267 Kota Yogyakarta pada 7 Oktober 2023 mendatang akan diramaikan dengan gelaran karnaval Wayang Jogja Night Carnival (WJNC). Pagelaran yang dimulai mulai pukul 18.00 WIB tersebut berpusat di kawasan Tugu Yogyakarta.

Karnaval kali ini mengambil tema, “Pandawa Mahabisekha” yang mengambil filosofi dari cerita carangan Mahabarata yang diciptakan Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Sebagaimana dikutip dari Tempo.co., Penjabat Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo mengatakan, WJNC  tahun ini memiliki dua titik start, yaitu mulai dari Jalan Pangeran Diponegoro dan Jalan Jenderal Sudirman. Selain itu, titik display karnaval juga akan dibagi menjadi dua yaitu di area Tugu Jogja dan Jalan Margo Utomo. 

“Event ini diharapkan mampu menambah lama tinggal wisatawan di Kota Yogyakarta,” kata Singgih pada Rabu, 27 September 2023.

Sumbu Filosofi Yogyakarta

Singgih menuturkan, event ini juga menjadi momentum menggaungkan kembali kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta yang telah ditetapkan sebagai world heritage atau warisan dunia oleh UNESCO, pada Sidang Luar Biasa ke-45 Komite Warisan Dunia di Riyadh, Arab Saudi, pada 10- 25 September 2023 lalu.

Kawasan Tugu Yogyakarta merupakan bagian garis imajiner Sumbu Filosofi, yang satu garis lurus dengan Malioboro, Keraton Yogyakarta juga Panggung Krapyak di sisi selatannya.

Agak berbeda dari tahun sebelumnya, masyarakat maupun wisatawan yang hadir kali ini akan disediakan tempat duduk khusus agar lebih dekat titik utama karnaval. Lebih dari 200 kursi disediakan untuk tiket khusus yang dijual melalui Badan Promosi Pariwisata Kota Yogyakarta (BP2KY).

Rangkaian HUT Kota Yogyakarta

Rangkaian HUT Kota Yogyakarta akan dilaksanakan 1 hingga 7 Oktober 2023. Rangkaian acara di antaranya Yogowes dan Wiwitan yang berlangsung pada 1 Oktober 2023. Adapula Festival Batik yang berlangsung pada 2 Oktober 2023.

Karnaval Budaya Pelajar yang diikuti oleh seluruh pelajar di Kota Yogyakarta pada 2-5 Oktober 2023.

Pertunjukan Sekar Rinonce dan pentas seni budaya akan berlangsung pada 3 Oktober 2023 di Teras Malioboro, dan Kolaborasi Wayang Sawega pada 4 Oktober 2023.

Sedangkan pada 5 Oktober 2023 dimeriahkan dengan Sekati Ing Mall, dilanjutkan 6 Oktober 2023 dengan Festival Angkringan di Pasar Ngasem dan Malioboro Coffee Night  yang bertempat di Kotabaru dan Loco Cafe. Di sini juga akan disediakan kopi gratis bagi masyarakat yang datang.