Astronomy, physics, mechanics, computing
Astronomy Lab dan Flight Dynamics Lab dipakai sebagai ruang belajar bertahap: memahami konsep, merumuskan pertanyaan, mencoba model atau simulasi, lalu mencatat hasil dan keterbatasannya.
Devina Azaria adalah pelajar di Yogyakarta yang saat ini bersekolah di SMA Negeri 3 Yogyakarta. Portofolio ini mendokumentasikan perkembangan lintas science, engineering, music, culture, communication, dan leadership—dengan fokus pada proses dan bukti, bukan hanya daftar aktivitas.
Minat pada astronomi menjadi salah satu pintu masuk untuk memperkuat matematika, fisika, scientific reasoning, coding, dan dokumentasi teknis menuju mechanics dan aerospace engineering.
Astronomy Lab dan Flight Dynamics Lab dipakai sebagai ruang belajar bertahap: memahami konsep, merumuskan pertanyaan, mencoba model atau simulasi, lalu mencatat hasil dan keterbatasannya.
Drums, violin, guitar, vocals, latihan ensemble, dan performance membangun kepekaan terhadap pola, timing, disiplin latihan, serta kolaborasi.
Macapat, geguritan, storytelling, bahasa, serta kegiatan budaya memperkuat kemampuan menyampaikan gagasan dan memahami konteks budaya.
Setiap project diarahkan untuk memiliki objective, peran Devina, process, output, evidence, measurable impact bila tersedia, reflection, dan next step. Technical assistance dan mentoring dibedakan dari karya pribadi Devina.
devina.id adalah pintu depan publik. GitHub menjadi sumber utama untuk project teknis; DevinaHQ menghubungkan project, papers, dan ekosistem yang lebih luas.
Bangun fondasi akademik dan keterampilan yang benar-benar dipakai.
Ubah sebagian pembelajaran menjadi project, eksperimen, karya, atau performance.
Simpan proses, output, evidence, keputusan, dan keterbatasan secara jujur.
Gunakan hasilnya untuk menentukan versi berikutnya, bukan sekadar menambah aktivitas baru.
Profil ini sengaja menghubungkan identitas publik dengan sumber kerja dan dokumentasi yang dapat diperiksa.