Fashion, Read

Skill menjadi Fashion Designer, inilah yang wajib diketahui !

Skill menjadi Fashion Designer perlu untuk kita asah. Karena sejumlah fashion designer Indonesia sukses melambungkan karyanya di kancah Internasional, seperti Tex Saverio yang gaunnya digunakan Jennifer Lawrence untuk sekuel film “Hunger Games”, Rinaldy A. Yunardi yang karyanya dikenakan oleh Taylor Swift dan Lady Gaga, Dian Pelangi dengan fashion muslimnya yang melenggang di New York Fashion Week, sampai Ivan Gunawan yang merancang busana untuk perwakilan Indonesia di Miss Grand Internasional bulan Maret lalu.

Nggak cuma keindahan karya para fashion designer Indonesia yang patut kita apresiasi. Pastinya, mereka juga punya tujuan mulia agar semua orang bisa memenuhi kebutuhan pokok menggunakan pakaian dengan bahan yang berkualitas baik.

Fashion designer merupakan profesi yang nggak terhalang oleh zaman. Meskipun profesi ini selalu dikaitkan dengan industri kreatif, merancang atau mereparasi busana bisa kamu lakukan untuk kepentingan pribadi, nih. Misalnya, jika kamu bertemu dengan situasi kancing pakaianmu lepas, sobekan kain, jahitan pakaian nggak rapi, bahkan merancang pakaian terbaikmu untuk acara tertentu dengan biaya yang lebih hemat.

Menjadi fashion designer, apa saja skill yang wajib dikuasai?

Ngomong-ngomong, fashion designer lingkupnya luas lho! Bukan cuma pakaian saja, dikutip dari indeed.com bahwa mereka juga ikut andil dalam merancang kostum khusus, aksesoris, dan sepatu.

Tentunya, kamu perlu mengasah skill lebih dulu supaya pakaian yang kamu kenakan atau dipasarkan ke banyak orang menjadi nyaman dipakai. Jadi, apa saja skill utama yang wajib dimiliki seorang fashion designer? berikut ini adalah penjelasannya :

Kreatif

Karena berkaitan dengan industri kreatif, seorang fashion designer wajib memiliki imajinasi dan inovasi yang tinggi untuk merancang produk fashion dengan bentuk, motif, estetika, indah, dan unik agar menarik di pasaran.

Visualisasi gambar dan warna dengan baik

Dalam merancang produk, fashion designer perlu menggambar dan mewarnai dengan baik. Saat memilih warna pun fashion designer harus bisa mencocokan warna dengan motif yang ada pada produk.

Baca juga: Ingin Berkarier Menjadi Fashion Designer? Ikuti Tips Ivan Gunawan Berikut Ini!

Menggambar desain lewat komputer

Di era modern ini, fashion designer harus bisa beradaptasi dengan teknologi, seperti menggambar lewat komputer atau tablet. Software yang direkomendasikan adalah Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, atau C-Design Fashion.

Desain yang dirancang mungkin akan lebih banyak untuk produk fashion, tetapi ada juga saatnya seorang fashion designer perlu membuat desain untuk kebutuhan presentasi dan pemasaran.

Membangun komunikasi yang efektif

Asyiknya jadi fashion designer itu bakalan bertemu dengan banyak orang, mulai dari creative director, klien, pihak ritel, konsumen, media, sampai selebriti maupun influencer.

Sehingga, fashion designer penting banget untuk bisa berkomunikasi secara efektif dengan banyak pihak, terutama profesi ini melibatkan kerja dalam tim.

Buat kamu yang masih merasa minder dengan skill komunikasi yang belum cakap, tenang saja! Banyak kesempatan yang membuat skill komunikasi kamu makin terasah. Misalnya, ikut projek kecil bersama teman, atau menjadi karyawan magang yang masih ada kaitannya dengan bidang fashion design ini.

skill utama fashion designer

Menjahit dengan tangan dan mesin

Untuk membuat produk fashion, pastinya fashion designer wajib memiliki skill menjahit, baik menggunakan tangan dan mesin.

Bukan cuma lihai menjahit, memasang kancing baju, sampai memasang resleting, fashion designer punya peran untuk wajib tahu pengetahuan tentang jarum, benang, dan mesin yang digunakan agar desain produk fashion tetap terlihat rapi.

Pengetahuan tentang kain

Fashion designer tugasnya bertanggung jawab dalam memilih kain untuk membuat pakaian. Sehingga, pengetahuan tajam tentang kain wajib dikuasai oleh mereka. Secara umum, kain yang bisa dipahami oleh pemula dari segi tekstur dan menyesuaikan dengan bahan pakaian adalah cotton, chambray, damask, chiffon, jersey, silk, denim, flannel, gingham, brocade.

Ketelitian dan detail yang tinggi

Menjadi fashion designer akan berkutat dengan hal-hal kecil yang berdampak besar pada kualitas produk fashion di pasaran. Misalnya, jahitan yang nggak rapi dan potongan pakaian yang nggak sesuai rancangan di awal akan menurunkan nilai jual pakaian.

Supaya hal ini nggak terjadi, fashion designer wajib memiliki ketelitian yang tinggi dari proses merancang model pakaian, memilih kain, mengatur jarum dan benang, menjahit, sampai pakaian benar-benar jadi.

Kemudian, saat berbagai karya fashion designer dipertunjukkan melalui acara peragaan busana ternama. Fashion designer akan melihat dan menyesuaikan busananya dengan model, tata rias dan rambut, sampai aksesoris yang dikenakan nanti. Fashion designer harus detail dalam mempertimbangkan segala sesuatu untuk menyiapkan karyanya diperlihatkan ke orang banyak.

Sebab, produk fashion yang dikerjakan dengan teliti dan sangat detail berpengaruh pada persepsi masyarakat terhadap nilai jualnya.

Pengetahuan tentang bisnis dan marketing

Fashion designer bisa banget terjun ke dunia wirausaha, seperti membangun butik sendiri.

Untuk itu, skill kreativitas fashion designer dalam berbisnis juga perlu kamu pelajari. Setidaknya, fashion designer paham mengenai dasar dalam mengelola anggaran, sumber daya manusia apabila dibantu oleh tim, sampai ilmu marketing untuk menarik target pasar.

Manajemen proyek yang baik

Pada umumnya, fashion designer cukup sering bekerja dalam tim untuk menyelesaikan berbagai proyek. Sehingga diperlukan manajemen proyek yang baik dalam tim agar proyek berjalan dengan waktu yang efisien, dengan meningkatkan komunikasi dan membuat to-do-list dengan informasi tenggat waktu.

Mau menjadi fashion designer? Yuk, kuasai ilmu dasarnya sekarang!

Fashion designer merupakan salah satu profesi yang erat dengan industri kreatif. Dalam merancang produk sandang, fashion designer wajib memiliki segudang ide dan inovasi sesuai perkembangan zaman dan kebutuhan pasar.

Kalau kamu tertarik berkarir sebagai fashion designer, kuasai ilmu dasarnya, pelajari materinya, dan Jangan lupa juga untuk terus asah skill kamu, dan selamat mencoba ya!

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.